Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan Intim Secara Alami

cara agar tidak hamil setelah berhubungan
Cara agar tidak hamil setelah berhubungan

Cara mencegah kehamilan setelah berhubungan intim secara alami bisa dengan melakukan beberapa tindakan. Hanya saja pencegahan kehamilan yang dilakukan setelah berhubungan masih kurang efektif karena kurang akurat. Sementara cara yang tepat untuk mencegah kehamilan adalah dengan menggunakan alat kontrasepsi. Yang justru harus dilakukan sebelum melakukan hubungan intim seperti mengkonsumsi pil KB atau pemasangan alat KB.

Ada beberapa cara mencegah kehamilan setelah berhubungan intim secara alami. Yakni bisa dilakukan dengan mengkonsumsi buah atau makanan tertentu. Berikut adalah cara yang bisa dilakukan dan bisa membantu namun tidak terjamin ke akuratannya dalam mencegah kehamilan.

Cara agar tidak hamil setelah berhubungan

Memang tidak semua pasangan yang ingin kehamilan terjadi setelah melakukan hubungan intim. Salah satu faktor yang menyebabkan pasangan suami istri mencegah kehamilan ini adalah untuk memberikan jarak kehamilan atau sudah merasa cukup memiliki anak yang telah dibesarkan sehingga tidak ingin menambah anak lagi. Berikut adalah beberapa cara yang biasa dilakukan pasangan suami istri untuk mencegah terjadinya kehamilan setelah berhubungan.

  • Memasang alat kontrasepsi wanita seperti IUD, Implan, Kb suntik, pil KB atau diafragma.
  • Memakai pengaman jenis kondom sebelum melakukan hubungan.
  • Melakukan ejakulasi diluar rahim.
  • Menggunakan sistem kalender masa subur dengan tidak melakukan hubungan selama masa subur wanita.
  • Melakukan sterilisasi bagi pasangan yang memang tidak ingin lagi punya anak. Sterilisasi ini bersifat permanen dimana seseorang yang telah di steril tidak akan bisa lagi punya anak meski pun ia menginginkannya kembali.
mencegah kehamilan setelah berhubungan pada masa subur
Mencegah kehamilan setelah berhubungan pada masa subur

1. Mencegah kehamilan setelah berhubungan pada masa subur

Berhubungan pada masa subur memang sangat berisiko untuk terjadinya kehamilan, dimana masa subur merupakan masa yang paling efektif untuk terjadinya pembuahan. Untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan pada masa subur masih bisa dilakukan dengan menggunakan alat kontrasepsi darurat yang mengandung Levonorgestrel.

Alat kontrasepsi ini efektif dan cukup akurat untuk mencegah kehamilan jika diberikan dalam jangka waktu 72 jam setelah berhubungan intim. Hanya saja obat ini tidak dijual bebas dan hanya bisa diberikan oleh dokter karena mengandung hormon yang sangat tinggi dan tentunya bisa memberikan dampak atau efek samping.

2. Mencegah kehamilan setelah berhubungan 1 minggu

Setelah melakukan hubungan intim selama satu minggu dan dan sudah terjadi pembuahan, maka sudah terlambat untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan 1 minggu ini. Seharusnya pencegahan dilakukan sebelum melakukan hubungan, setidaknya bisa dengan menggunakan kondom. Namun beberapa jenis makanan berikut bisa mencegah terjadinya kehamilan, yakni

  • Sushi yang diolah dari daging mentah mengandung bakteri yang belum mati yang bisa mempengaruhi kehamilan trimester pertama karena bisa mengganggu perkembangan otak janin.
  • Hati hewan mengandung kolesterol yang tinggi sehingga tidak baik untuk kehamilan. Dengan mengkonsumsi hati hewan seperti hati ayam atau sapi bisa mencegah kehamilan terjadi.
  • Telur mentah mengandung salmonella yang tidak baik untuk kehamilan yang baru saja terjadi, sehingga telur mentah ini juga bisa dikonsumsi.
  • Bromelain pada nanas mudah sudah dikenal bisa menggugurkan kehamilan yang masih baru sehingga juga bisa dicoba bagi yang tidak menginginkan kehamilan terjadi.
  • Pepaya muda mengandung enzim papain tinggi sehingga bisa mencegah kehamilan terjadi. Sehingga pepaya muda yang masih berwarna hijau sering dicari untuk mencegah kehamilan terjadi.
  • Buah kelengkeng mengandung senyawa yang menimbulkan rasa panas pada masa pembentukan janin sehingga bisa menggagalkan kehamilan pada ibu.
Cara mencegah kehamilan setelah berhubungan tanpa pengaman
Cara mencegah kehamilan setelah berhubungan tanpa pengaman

3. Cara mencegah kehamilan setelah berhubungan tanpa pengaman

Melakukan hubungan intim tanpa pengaman jelas beresiko dan dapa menyebabkan kehamilan terjadi. Cara mencegah kehamilan setelah berhubungan tanpa pengaman bisa dengan menggunakan sistem kalender masa subur atau melakukan ejakulasi di luar guna mencegah sprema masuk ke rahim untuk melakukan ovulasi. Atau bisa juga degan mengkonsumsi beberapa makanan seperti seafood, kerang, kepiting, pare, buah apel liar, buah persik, minuman atau jamu pelancar datang bulan.

4. Cara agar tidak hamil yang bisa dilakukan

Menggunakan alat kontrasepsi merupakan pilihan yang tepat dan efektif sebagai cara agar tidak hamil yang bisa dilakukan sebelum melakukan hubungan intim. Yakni bisa dengan pemasangan alat kontrasepsi hormonal atau pil KB bagi wanita atau pemakaian pengaman seperti kondom bagi pria sehingga dengan begitu tidak perlu dikhawatirkan akan terjadi kehamilan. Asalkan tidak terjadi kesalahan dalam penggunaannya.

5. Obat pencegah kehamilan setelah berhubungan

Memang ada obat pencegah kehamilan setelah berhubungan, hanya saja tidak dijual bebas d apotik dan harus dengan resep dokter jika ingin membelinya. Dan tentunya obat ini tergolong keras karena bisa menggagalkan pembentukan janin jika memang terjadi kehamilan setelah beberapa hari berhubungan. mengkonsumsi obat ini tanpa pengawasan dokter juga sangat beresiko karena obat ini bisa memicu pendarahan. Oleh karena itulah obat ini juga tidak diperjualbelikan secara bebas di apotik dan toko obat.

6. Nama obat pencegah hamil

Obat pencegah hamil berupa pil KB bisa dikonsumsi setiap harinya oleh wanita. Obat ini cukup akurat dan efektif dalam mencegah kehamilan. Beberapa nama obat pencegah hamil ini adalah Planotab, Yasmin, Microgynon, Andalan, Diane, dan Marvelon. Beberapa dari merek pil KB tersebut juga bermanfaat untuk kecantikan kulit sehingga cukup laris di pasaran.

Demikianlah cara mencegah kehamilan setelah berhubungan intim secara alami yang bisa dilakukan. Setiap pasangan suami istri berhak untuk mencegah dan menunda kehamilan, namun gunakanlah cara yang benar agar tidak menimbulkan resiko bagi ibu. Terlebih jika kehamilan terjadi dan tetap tidak menginginkannya karena faktor kesehatan atau usia, sebaiknya konsultasikan ke dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.